Site icon theginporium.com

Pramono Anung Ajak Majelis Betawi Rancang Kurikulum Pelajaran Budaya Betawi untuk Siswa

Dalam upaya memperkuat identitas budaya Betawi di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengambil langkah proaktif dengan menggandeng Majelis Kaum Betawi. Pada acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi yang berlangsung di Museum MH Thamrin, Pramono mengungkapkan pentingnya mengintegrasikan pelajaran budaya Betawi ke dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah. Ini adalah sebuah langkah yang tidak hanya memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda, tetapi juga memastikan bahwa warisan budaya tersebut tidak terlupakan.

Pentingnya Kurikulum Budaya Betawi

Pramono Anung menekankan bahwa pengetahuan tentang budaya Betawi, sebagai salah satu suku asli di Ibu Kota, harus diajarkan kepada anak-anak. Ia menyadari bahwa banyak masyarakat, termasuk dirinya, yang kurang familiar dengan kosakata dalam bahasa Betawi. Oleh karena itu, ia ingin Dinas Pendidikan DKI Jakarta berkolaborasi dengan lembaga adat Betawi untuk menyusun kurikulum muatan lokal yang dapat membantu siswa mengenal dan memahami budaya mereka sendiri.

“Tidak adil jika kita di Jakarta tidak memiliki pendidikan muatan lokal Betawi. Pembelajaran ini penting untuk pendidikan anak-anak kita,” tegas Pramono. Dengan langkah ini, diharapkan generasi muda tidak hanya mengenal budaya Betawi, tetapi juga menghargainya.

Pelestarian Budaya Betawi

Lebih jauh, Pramono juga mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam pelestarian budaya Betawi. Ia menjelaskan bahwa upaya pelestarian tidak hanya sebatas merawat bangunan atau cagar budaya, tetapi juga melibatkan pengembangan sanggar-sanggar budaya yang ada. Kegiatan seni dan budaya di Jakarta harus melibatkan sanggar-sanggar seni lokal, yang setiap harinya aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan.

“Setiap kegiatan pemerintah daerah dan pusat di Jakarta harus melibatkan sanggar-sanggar seni yang ada di sini,” ungkap Pramono, menegaskan komitmennya untuk memperkuat identitas Betawi sebagai ciri khas Jakarta.

Kerjasama dengan Majelis Kaum Betawi

Pramono berharap untuk melihat kerjasama yang lebih erat antara Pemprov DKI Jakarta dengan Majelis Kaum Betawi, yang akan dipimpin oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, atau yang akrab disapa Foke. Ia mengungkapkan bahwa banyak cagar budaya Betawi yang belum dikelola dengan baik. “Mari kita cari kembali cagar-cagar budaya yang kecil-kecil dan rawat bersama, bukan hanya yang besar seperti museum,” tambahnya.

Pemprov DKI berkomitmen untuk memfasilitasi upaya ini melalui Dinas Kebudayaan. Pramono juga meminta Sekretaris Daerah DKI untuk memastikan bahwa semua aspek budaya Betawi terdokumentasi dengan baik agar bisa menjadi rujukan lintas generasi.

Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

Selain pelestarian, Pramono juga mendorong pengembangan sanggar-sanggar seni Betawi yang mulai tumbuh. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi kreatif dan UMKM berbasis lokal sebagai bagian dari strategi pengembangan budaya. “Sekarang ini, makanan Betawi sudah banyak, tetapi salah satu kelemahannya adalah belum terdokumentasikan dengan baik. Kita sudah masuk ke era gastronomi,” katanya, menunjukkan betapa pentingnya untuk mendokumentasikan dan mempromosikan kekayaan kuliner Betawi.

Insight Praktis

– **Dokumentasi Budaya**: Mendorong pencatatan dan dokumentasi budaya, termasuk bahasa, kuliner, dan tradisi, agar generasi mendatang bisa mengenal dan menghargai warisan yang ada.
– **Pemberdayaan Ekonomi**: Mendukung UMKM lokal dan ekonomi kreatif dapat memperkuat identitas budaya sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi komunitas.

Kesimpulan

Pramono Anung menunjukkan komitmennya untuk merangkul budaya Betawi dalam kurikulum pendidikan dan kehidupan sehari-hari di Jakarta. Dengan menggandeng Majelis Kaum Betawi dan berbagai pihak terkait, diharapkan langkah ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga mendorong pelestarian dan pengembangan ekonomi kreatif. Mari kita dukung upaya ini agar budaya Betawi tetap hidup dan berkembang, serta menjadi bagian tak terpisahkan dari Jakarta yang modern.

➡️ Baca Juga: Nutrisi dan Terapi: Kunci Sukses Penanganan Kanker Anak untuk Pemulihan Optimal

➡️ Baca Juga: Tahu Crispy Saus Asam Manis: Resep Mudah Renyah Gurih, Cocok untuk Menu Keluarga

Rekomendasi Situs ➡️ Togel Online

Exit mobile version